LAPORAN AKHIR
Nama : Mirko Harris Abdillah
No BP : 2410953012
Tanggal Praktikum : 18 Maret 2025
Asisten : Vinshen Lee
Putri Aisyah John
Oscilloscope
1. Mengukur dan Mengamati
Tegangan Searah dan Tegangan Bolak-Balik
|
Tegangan DC |
||
|
Amplitudo Vpp |
Perioda |
Frekuensi |
|
80,0 mV = 0,08 V |
- |
- |
|
Tegangan AC |
||
|
Amplitudo Vpp |
Perioda |
Frekuensi |
|
5,08 V | 0,001 s |
10000 Hz |
2. Membandingkan Frekuensi
|
Jenis
Gelombang |
Frekuensi oscilloscope |
Frekuensi Generator Fungsi |
|
Sinusoidal |
10 kHz |
10000 Hz |
|
Gigi gergaji |
9,9 kHz |
10000 Hz |
|
Pulsa (Kotak) |
10 kHz |
10000 Hz |
3. Membandingkan Frekuensi dengan
Cara Lissajous
4. Pengukuran Daya Beban Lampu Seri
|
Beban |
Daya Terukur (Watt) |
V total |
I total |
Daya
Terhitung (Watt) |
|
1 Lampu |
0,00005 |
2,5 V |
0,02 mA |
0,00005 |
|
2 Lampu |
0,00005 |
2,5 V |
0,02 mA |
0,00005 |
|
3 Lampu |
0,000075 |
2,5 V |
0,03 mA |
0,000075 |
5. Pengukuran Daya Beban
Lampu Parallel
|
Beban |
Daya Terukur (Watt) |
V total |
I total |
Daya Terhitung (Watt) |
|
1 Lampu |
0,010422 |
0,0579 V |
0,18 A |
0,010422 |
|
2 Lampu |
0,22266 |
1,237 V |
0,18 A |
0,22266 |
|
3 Lampu |
0,9018 |
5,01 V |
0,18 A |
0,9018 |
1.
Kalibrasi oscilloscope
a. Hidupkan oscilloscope dan
tunggu beberapa saat sampai pada layar akan muncul
berkas elektron
b. Atur posisi
sinyal pada layar
sehingga terletak di tengah-tengah
c. Hubungkan input kanal A dengan terminal kalibrasi yang ada pada
oscilloscope
d.
Amati bentuk
gelombang dan tinggi amplitudonya.
2.
Mengukur dan Mengamati Tegangan
Searah dan Tegangan
Bolak-Balik
Susun rangkaian seperti gambar berikut
Tegangan Searah
a. Atur output
power supply sebesar 4 Volt
b. Hubungkan input kanal B oscilloscope dengan output power supply
c. Atur saklar
oscilloscope pada
DC, bacalah dan amati berapa
tegangan yang diukur oleh oscilloscope
Tegangan Bolak Balik
a. Atur generator sinyal pada frekuensi
1 kHz gelombang sinusoidal,
dengan besar tegangan 4 Vp-p
b. Kemudian ukur dan amati tegangan ini dengan oscilloscope
3.
Mengukur dan Mengamati
Frequency
a. Susun rangkaian seperti gambar berikut
b. Hubungkan output dari function generator dengan input kanal A
oscilloscope. Saklar fungsi dari
function generator pada posisi sinusoidal
c. Amati bentuk
gelombang yang muncul
pada layar, kemudian
ukurlah frekuensinya. Catat penunjukan frekuensi dari function generator
d. Bandingkan hasil
pengukuran frekuensi dengan oscilloscope dengan frekuensi yang ditunjukan oleh function generator
4. Membandingkan Frekuensi dengan Cara Lissajous
a. Susun rangkaian seperti gambar berikut
b. Atur
selektor time base oscilloscope pada posisi XY dan
saklar pemilih kanal pada posisi A
dan sinkronisasi
pada posisi B
c. Hubungkan sinyal dengan frekuensi yang tidak diketahui
pada input A dan sinyal dengan frekuensi yang dapat dibaca
pada input B
d. Atur frekuensi sinyal pada kanal A, sehingga diperoleh
gambar seperti salah satu dari gambar 2.1. Kemudian amati
berapa perbandingan frekuensinya.
Bacalah penunjukan frekuensi generator
e. Ulangi langkah b dan c untuk frekuensi yang lain dan catat
hasilnya
dalam bentuk gambar gelombang Lissajous
f.
Atur perbandingan X:Y pada
1:1, 1:2, 1:3, 2:1, 2:3, 3:1, 3:2
Pengukuran
Daya
5.
Mengukur Daya Satu Fasa
a.
Buat rangkaian
seperti Gambar diatas dengan sumber AC dan beban 25 watt
b.
Ukur daya
yang terbaca pada wattmeter
c.
Ulangi untuk beban yang berbeda-beda sesuai dengan Tabel
d.
Catat penunjukan dari wattmeter
Oscilloscope
- Mengukur dan Mengamati Tegangan Searah dan Tegangan Bolak - Balik
- Membandingkan Frekuensi
- Membandingkan Frekuensi dengan Cara Lissajous
- Pengukuran Daya Beban Lampu Seri
- Pengukuran Daya Beban Lampu Parallel
Download Laporan Akhir Disini
Download Video Percobaan Oscilloscope Disini
Download Video Percobaan Pengukuran Daya Disini
Download Video Analisa Disini
Comments
Post a Comment