RANGKAIAN SIMULASI DAN PRINSIP KERJA
RANGKAIAN SIMULASI DAN PRINSIP KERJA
Rangkaian kontrol irigasi sawah ini
bekerja dengan memanfaatkan waterbank sebagai tempat penampungan air serta
water level sensor yang berfungsi khusus untuk mendeteksi ketinggian air di
dalamnya. Sensor ini hanya memberikan informasi berupa tanda atau notifikasi
ketika air sudah mencapai batas penuh atau berada pada level tertentu, sehingga
petani dapat mengetahui kondisi waterbank tanpa melakukan pengecekan manual.
Dengan adanya pemantauan ketinggian air ini, petani dapat memastikan bahwa
cadangan air selalu tersedia dan siap digunakan dalam proses irigasi, terutama
pada musim kemarau atau saat curah hujan tidak menentu.
Selain itu, rangkaian ini dilengkapi
dengan touch sensor sebagai kontrol pengairan manual. Touch sensor berfungsi
seperti tombol sentuh yang memungkinkan petani mengaktifkan pompa air dengan
mudah tanpa menggunakan saklar mekanik. Ketika sensor disentuh, sinyal akan
diteruskan ke rangkaian penggerak pompa sehingga air dari waterbank dapat
dialirkan menuju sawah sesuai kebutuhan. Integrasi antara water level sensor
sebagai indikator ketinggian air dan touch sensor sebagai pengendali pompa
menjadikan sistem ini lebih praktis, mudah digunakan, dan membantu meningkatkan
efisiensi pengelolaan irigasi di lahan pertanian.
Secara keseluruhan, rangkaian ini terbagi menjadi dua
bagian utama:
- Kontrol
Indikator Ketinggian Air di Tangki (Sensor Water Level)
- Deteksi
sentuhan (Sensor touch)
1. Kontrol Indikator Ketinggian Air di Tangki (Sensor
Water Level)
Sensor water level bekerja dengan mendeteksi ketinggian air menggunakan
probe konduktivitas yang ditempatkan pada level 70%. Tegangan dari probe (Vin)
dibandingkan dengan Vref pada LM393; ketika Vin < Vref, keluaran komparator
rendah sehingga transistor D882 dan relay pompa tetap mati. Saat air mencapai
atau melewati 70% (Vin > Vref), output LM393 menjadi tinggi dan mengaktifkan
D882, sehingga relay menyala untuk menandai level air telah tercapai. Rangkaian
ini dilengkapi resistor basis, pull-up, dan dioda flyback untuk memastikan
operasi stabil.
2. Deteksi sentuhan (Sensor touch)
Prinsip Kerja
Sensor touch TTP223 digunakan sebagai saklar sentuh. Saat permukaan
panel disentuh, TTP223 menghasilkan sinyal HIGH yang diteruskan ke driver
transistor untuk memberi arus basis penggerak relay. Relay kemudian aktif untuk
menyalakan pompa secara manual. Desain ini tetap aman karena TTP223 bekerja
kapasitif, bebas dari kontak mekanik, dan dilindungi resistor pembatas serta
dioda flyback pada kumparan relay.
Comments
Post a Comment